SMKN 1 BATUKLIANG UTARA

MENYIAPKAN  LULUSAN PARIPURNA

Oleh : Akhmad Husni, S.Pd.,MM.

SMK Negeri 1 Batukliang Utara, melaksanakan Program kegiatan  Tahfidz Al-Qur;an untuk semua peserta didiknya, dari kelas X sampai kelas XII pada semua Kompetensi Keahlian. Program Tahfidz ini dimulai, sejak Februari 2020, yang dimulai dengan Juzz ke 30 atau yang di kenal dengan Juzz AMMA.

Program ini didasari dengan niat dan hajatan agar semua peserta didik dapat lulus dengan paripurna.

Istilah paripurna dimaksudkan, agar para lulusan SMKN 1 Batukliang Utara, nantinya selain memiliki pengetahuan, dan keterampilan,  juga memiliki kemampuan penguasaan ilmu agama khususnya kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur;an. Selanjutnya kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an ini akan sangat bermanfaat sejak mulai belajar menghafal sampai dengan mereka benar-benar mampu menghafal, dari ayat demi ayat sampai beberapa surat dari Juzz Amma tersebut, karena surat-surat yang telah dihafalkan tersebut tetap dapat digunakan sebagai bacaan surat-surat Al-Qur’an yang sunat dibaca saat melaksanakan Sholat Fardhu 5 waktu dalam sehari –semalam.

Di dalam program Tahfidz yang diadakan di sekolah tersebut, pada saat pelaksanaan programnya dilengkapi dengan kegiatan membaca dan menghafal bacaan Asma’ul Husna, dan latihan Do’a – Do’a harian sebagai kesempurnaan kegiatan menghafal yang diprogramkan. Dengan kegiatan rutin ini, semua peserta didik terbiasa membaca Asma’ul Husna serta do’a-do’a harian disamping  latihan menghafal ayat-ayat Al-Qur’an pada Juzz 30 (Juzz Amma).

Kegiatan Tahfidz ini dilakukan setiap hari dengan jadwal tersendiri, dimulai dari surat terakhir An-Nas – sampai ke surat yang terakhir dari Juzz Amma ini yaitu Surat An-Naba (‘Amma Yatasaa aluun). Semua peserta didik membacakan surat –surat tersebut sebelum masuk kelas, yang diawali dengan pembacaan Asma’ul Husna, do’a harian, serta membaca surat yang merupakan Jadwal pada hari yang bersangkutan. Adapun teknik pembacaan untuk penghafalannnya adalah peserta didik membaca 2 surat sebelumnya masing-masing satu kali, dan selanjutnya membaca surat yang sesuai Jadwalnya sebanyak 3 kali.

Penjadwalan ini surat-surat Hafalan Tahfidz ini diikuti dengan jadwal pemutaran Audionya melalui Komputer Bel sekolah yang di setting secara otomatis oleh operator sekolah. Sehingga surat yang dijadwalkan untuk dibacakan dan dihafalkan dapat didengar oleh peserta didik, mulai pagi hari sebelum berdo’a akan diputarkan 3x, selanjutnya pada jam Istirahat, surat tersebut diputar berulang-ulang selama jam istirahat. Waktu masuk setelah jam istirahat berakhir diiringi dengan padamnya suara pembacaan surat tersebut melalui audio pemutarnya. Suara pembaca surat-surat tersebut diambil dari suara Qori’ ustadz murrotal Syaich Muhammad Thoha Al Junaid (Qori’ Internasional).

Melengkapi pelaksanaan kegiatan Tahfidz tersebut, semua peserta didik dibagikan buku Tahfidz mungil yang disusun oleh tim pembina Tahfidz SMKN 1 Batukliang Utara ( Ustadz Ehsan, M.Pd, Ustadz Mahrum, S.Pd.I, Ustadzah Dra. Hajjah Nurul Hidayah, Ustadz Najamudin, M.Pd. dan Ustadz Anhar, S.Pd). Buku Tahfidz tersebut berisi surat-surat Al-Qur’an Juzz 30 ( Juzz Amma), do’a-do’a harian, Asmaul Husna, serta beberapa surat pilihan yang menjadi bacaan bagi semua peserta didik dan warga sekolah, seperti surat Al-Kahfi, Al-Mulk, Al-Waqiah, dan surat Yasiin). Pengadaan buku Tahfiz ini, guna memastikan hasil hafalan yang baik, agar peserta didik dapat melihat surat-surat yang sedang dihafalkan, selain mendengarkan dan menyimak audionya. Lebih dari itu agar kegiatan Tahfidz memperoleh pahala yang ganda, sebagaimana ajarkan para Ulama, yaitu pahala, mendengar bacaan Al-Qur’an, pahala berjamaah, pahala melihat Surat-surat Al-Qur’an tersebut, pahala melapazkannya, serta pahala berlatih mengahfalkannya.

Program Tahfidz di SMKN 1 Batukliang Utara ini, dalam upaya mengetahui tingkat pencapaian keberhasilannya, dilakukan evaluasi setiap semester, tepatnya dilakukan ujian Tahfidz 3 (tiga) hari sebelum pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS). Serta hasil Ujian Tahfidz tersebut menjadi salah satu nilai yang masuk dalam Raport siswa, dengan nama Keterampilan baca tulis Al-Qur’an.

Harapan kami selanjutnya dengan program Tahfidz ini, menyiapkan peserta didik, memiliki hafalan aya-ayat pendek, hafalan doa harian, sehingga kemampuan akan hafalan ini telah mulai digunakan dalam setiap ibadah sholatnya, serta lebih percaya diri dalam hidupnya. Hal ini terbukti saat peserta didik terjun ke masyarakat, yang diwalai dengan Prakerin. Saat kegiatan itu seringkali anak-anak diminta menjadi Imam sholat sesamanya, atau memimimpin do’a saat di tempat kerjanya ada yang punya hajatan untuk ber’doa. Nah, jika hafalan Al-Qur’an dan do’a ini telah dimiliki, kepercayaan diri peserta didik dalam kegiatannya akan nyaman. Kebiasaaan tersebut akan menjadi suatu akhlak yang baik dalam kehidupan, serta diharapkan keyakinan kepada Agama Allah, semakin kuat, serta terbentuklah insan yang ber-iman dan ber-Taqwa, ber-akhlak mulia di bawah ridho Alloh SWT. Husnul Khotimah. Aamiin. (Sni)