Lima Karya Inovasi

LIMA KARYA INOVASI  SMKN 1 BATUKLIANG UTARA

Oleh : Akhmad Husni, S.Pd.,MM.

 

Sekolah Menegah Kejurun (SMK) saat ini dalam proses pendidikannya dituntut agar dapat berproduksi serta jika mungkin dapat berinovasi dari hasil produksinya, mengingat pendidikan di SMK adalah menyiapkan tenaga kerja untuk bekerja pada Dunia kerja. Sehingga lulusan SMK diharapkan dapat; (1) Bekerja di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), (2) Membuka usaha/lapangan kerja sendiri, (3) Melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi.

Untuk mencapai harapan tersebut, pendidikan di SMK lebih banyak pada kegiatan praktek, sehingga porsi antara teori dan praktek adalah 40% Teori, dan 60% praktek. Selain itu kegiatan-kegiatan ekstra yang ada juga turut memberikan sumbangan keterampilan pada peserta didik yang mengikutinya.

Saat ini dari 5 (lima) Kompetensi Keahlian (KK) yang ada di SMK Negeri 1 Batukliang Utara, yaitu Agribisnis Tanaman Pangan Holtikultura (ATPH), Usaha Perjalanan Wisata (UPW), Multimedia, Perhotelan, dan Alat Mesin Pertanian (ALSINTAN), ada beberapa diantaranya yang telah berproduksi; seperti ATPH, telah memproduksi sayur, bibit buah, dan tanaman hias. Sementara di KK Usaha Perjalanan Wisata (UPW), telah mulai dengan Unit Produksi Tour and Travelnya. Pada KK Multimedia, telah mulai membuka Jasa Shooting Video dan PhotoGraphy.

Dari produksi-produksi yang ada, dan terus dikembangkan sehingga dari KK ATPH, telah mulai berinovasi dengan menciptakan beberapa alat yang diperlukan untuk memperlancar dan mempercepat proses produksinya. Ada 5 (lima) Inovasi yang dciptakan sebagai berikut :

  1. Mesin Pencacah Rumput
  2. Alat Pengupas Sabut Kelapa
  3. Alat Pemecah Bambu – Pembuat Ajir
  4. Kompos dari Seluri
  5. Pembuatan Kompor Ramah lingkungan. Bahan bakar sampah organic.

Kelima alat dan mesin inovasi, saat ini mulai diproduksi dalam jumlah yang dibutuhkan untuk digunakan sendiri, serta akan dipasarkan bagi masyarakat yang membutuhkannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *